Upaya kolaboratif dalam meningkatkan kesehatan maternal dan perinatal

Makalah Berakhirnya Usaha Dan Sumber Daya Manusia Bagi Organisasi Kewirausahaan
KATA PENGANTAR..................................................................................... i
DAFTAR ISI................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang..................................................................................... 1
B. Rumusan Masalah................................................................................. 1
C. Tujuan................................................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN
A. Kepailitan............................................................................................. 2
B. Strategi Selama Reorganisasi................................................................ 2
C. Mempertahankan Operasi Usaha.......................................................... 3
D. Tanda-tanda Kepailitan Suksesi Usaha................................................ 4
E. Definisi Sumber Daya Manusia............................................................ 4
F. Langkah-langkah Penyediaan Sumber Daya Manusia......................... 5
G. Sumber dari sumber daya manusia....................................................... 5
H. Teknik pengembangan keterampilan.................................................... 6
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan........................................................................................... 8
B. Saran..................................................................................................... 8
DAFTAR PUSTAKA...................................................................................... 9
A. Latar belakang
Berakhirnya usaha baru pada umumnya kurang mengetahui tanda-tanda kepailitan, disamping kondisi usaha baru tersebut tidak tepat pada masa itu (kondidi politik pemerintah). Berapa cara ditempuh untuk mempertahankan seperti reorganisasi, sampai kepada penyerahan kepada anggota keluarga pun tetap mengandung resiko, usaha baru jika dikeloladengan buruk seringkali mengalami kegagalan. Kegagalan ini akan berdampak buruk bagi seorang pengusaha baru.
B. Rumusan masalah
1. Apa yang dimaksud degan kepailitan ?
2. Apa saja strategi selama berorganisasi ?
3. Apa saja tanda-tanda suksesi kepailitan usaha?
4. Apa yang dimaksud sumber daya manusia ?
5. Apa saja Langkah-langkah penyediaan sumber daya manusia ?
6. Apa saja sumber dari sumber daya manusia ?
7. Apa saja Teknik pengembangan keterampilan ?
C. Tujuan
1. Dapat memahami kepailitan
2. Mengetahui strategi selama berorganisasi
3. Mengetahui tanda-tanda suksesi kepailitan usaha
4. Dapat mengetahui definisi sumber daya manusia
5. Mengetahui langkah-langkah penyediaan sumber daya manusia
6. Mengetahui sumber dari sumber daya manusia
7. Mengetahui apa saja teknik pengembangan keterampilan
a. Likuidasi adalah kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya atau hutang yang harus dibayar dengan harta lancer lainnya.
b. Reorganisasi adalah suatu proses pembentukan norma-norma dan nilai-nilai baru agar serasi dengan lembaga-lembaga kemasyarakatan yang telah mengalami perubahan.
c. Rescheduling adalah upaya penyelamatan kredit dengan melakukan perubahan syarat-syarat perjanjian kredit yang berkenaan dengan jadwal pembayaran kembali kredit atau jangka waktu, termasuk besarnya jumlah angsuran atau tidak.
o Berinisiatif membuat rencana-rencana keuangan baru
o Menjual rencana keuangan tersebut kepada kreditor yang dijamin
o Berkomunikasi dengan baik kepada kelompok kreditor
o Menghindari pengeluaran secara ketat
1. Optimisme berlebihan ketika bisnis sedang sukses
2. Tidak rajin membuat rencana-rencana pemasaran dengan tujuan yang jelas
3. Tidak membuat proyeksi arus kas dan selalu memupuk modal / kapitalisasi
4. Selalu terbelakang dalam persaingan pasar
5. Tidak dapat mengidentifikasikan hal-hal yang membuat perusahaan dalam kondisi bahaya
Faktor-faktor penting yang bisa mengurangi resiko kegagalan bisnis yaitu:
1. Optimisme berlebihan ketika bisnis dalam keadaan sukses
2. Tidak membuat rencana-rencana pemasaran dengan tujuan yang jelas
3. Tidak membuat proyeksi arus kas dan selalu menumpuk modal atau kapitalitasi
4. Selalu terbelakang dalam persaingan pasar
5. Tidak dapat mengidentifikasi hal-hal yang membuat perusahaan dalam kondisi bahaya
1. Kelalaian dalam menagemen keuangan
2. Direktur tidak bisa mendokumentasikan dan menjelaskan transaksi-transaksi besar
3. Pelanggan diberikan potongan harga tinggi untuk mempercepat pembayaran karena arus kas yang buruk
4. Kontrak yang diterima dibawah jumlah standar untuk menghasilkan kas
5. Bank meminta pelunasan hutang-hutangnya
6. Orang-orang penting dalam perusahaan meninggalkan perusahaan
7. Kurangnya bahan mentah untuk memenuhi pesanan
8. Pajak upah dan gaji tidak dibayarkan
9. Pemasok meminta pembayaran secara kontan
10. Meningkatnya Keluhan pelanggan mengenai kualitas produk/jasa
Banyak usaha baru akan dialihkan kepada anggota keluarga. Jika tidak ada anggota keluarga yang tertarik pada usaha tersebut, penting bagi wirausahawan untuk baik menjual usahanya atau melatih seseorang dalam organisasi untuk mengambilalih.
1. Transfer kepada anggota keluarga
2. Transfer usaha kepada anggota bukan keluarga
1. Perekrutan karyawan
Penarikan tenaga kerja adalah langkah pertama di dalam menyediakansumber daya manusia bagiorganisasi kewiraswastaan setiap kaliterdapat posisi yang kosong.
2. Seleksi calon karyawan
Seleksi tenaga kerja adalah penyaringan awal dari calon sumber daya manusia yang tersedia untuk mengisi suatu posisi. Tujuannya adalah untuk memperkecil hingga jumlah yang relatif sedikit calon karyawan dari mana seseorang akhirnya akan disewa.
3. Pelatihan karyawan
Pelatihan karyawan adalah keterampilan yang diajarkan pihak perusahaan kepada karyawannya.
4. Penilaian hasil kerja
Penilaian tentang hasil kerja yang telah dilakukan oleh karyawannya, apakah sesuai dengan yang diharapkan atau belum.
Ø Karir
Karir pekerjaan dari seorang karyawannya yang begitu meningkat, memungkinkan karyawan tersebut akan mengisi posisi yang kosong.
Ø Promosi jabatan
promosi dari dalam biasanya mempunyai keuntungan (1) membangun moral, (2) mendorong karyawan untuk bekerja lebih keras dengan harapan akan mendapatkan promosi, dan (3) membuat individu cendrung tinggal dengan organisasi kewiraswastaan tertentu karena kemungkinan promosi di masa depan.
Ø Rotasi jabatan
Rotasi jabatan bisa dilakukan jika diperlukan untuk kepentingan perusahaan.
Sumber dari luar organisasi :
· Para pesaing
Satu sumber eksternal sumber daya manusia yang umumnya terbuka adalah organisasi kewiraswastaan pesaing. Karena terdapat beberapa keuntungan membajak sumber daya manusia dari pesaing, tipe pembajakan ini telah menjadi praktek yang umum.
· Lembaga pendidikan,
Beberapa wiraswastawan pergi secara langsung ke perguruan tinggi untuk mewawancarai mahasiswa-mahasiswa yang mendekati kelulusan. Sekolah bisnis, sekolah teknik, sekolah seni, dan lain-lain mempunyai sumber daya manusia yang agak berbeda untuk ditawarkan. Usaha penarikan tenaga kerja hendaknya dipusatkan pada sekolah-sekolah dengan kemungkinan tertinggi untuk menyediakan sumber daya manusia semestinya bagi posisi lowong.
1) Teknik dalam jabatan untuk mengembangkan keterampilan (on the job teckniques for develoving skill)
2) Teknik ruang kelas untuk mengembangkan keterampilan (classroom techniques for develoving skill).
Teknik tertentu yang diajukan pada pengembangan keterampilan dalam ruang kelas termasuk berbagai tipe permainan manajemen (management games) dan suatu macam aktivitas permainan peranan (role playing activities). Format il dari siswa latihan untuk membuat dan kemudian mengevaluasi berbpaling umum bagi permainan manajemen membutuhkan suatu kelompok kecagai keputusan manajemen.
A. Kesimpulan
Berakhirnya usaha baru pada umumnya kurang mengetahui tanda-tanda kepailitan, disamping kondisi usaha baru tersebut tidak tepat pada masa itu (kondidi politik pemerintah). Usaha baru jika dikelola dengan buruk seringkali mengalami kegagalan. Kegagalan ini akan berdampak buruk bagi seorang pengusaha baru misalnya mengalami kekecewaan berkepanjangan atau tidak berniat untuk membuat usaha baru lagi. Banyak usaha baru akan dialihkan kepada anggota keluarga. Jika tidak ada anggota keluarga yang tertarik pada usaha tersebut, penting bagi wirausahawan untuk baik menjual usahanya atau melatih seseorang dalam organisasi untuk mengambilalih.
B. Saran
Mahasiswa kebidanan diharapkan lebih mengetahui penyebab berakhirnya usaha dan sumber daya manusia bagi organisasi kewirausahaan. Dengan cara selalu membaca tentang strategi berwirausaha.
Comments
Post a Comment