Upaya kolaboratif dalam meningkatkan kesehatan maternal dan perinatal

Hubungan
Pelaksanaan Asuhan
sayang ibu dengan Proses persalinan di Desa XXX Wilayah kerja Puskesmas XXX 2019
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Asuhan sayang
ibu atau safe motherhood adalah
program yang direncanakan pemerintah untuk mengurangi tingginya angka kematian
dan kesakitan para ibu yang diakibatkan oleh komplikasi kehamilan dan kelahiran
(Jidan,2014).
Persalinan adalah proses membuka dan menipisnya serviks dan janin turun ke dalam jalan lahir. Persalinan
dan kelahiran normal adalah proses pengeluaran janin yang terjadi pada
kehamilan cukup bulan (37-42 minggu), lahir spontan dengan presentasi belakang
kepala tanpa komplikasi baik ibu dan janin (Dwi, dkk, 2012).
Angka kematian ibu (AKI)
menjadi salah satu indikator penting dari derajat kesehatan masyarakat. AKI
menggambarkan jumlah wanita yang meninggal dari suatu penyebab kematian terkait
dengan gangguan kehamilan atau penanganannya (tidak termasuk kecelakaan atau
kasus insidentil) selama kehamilan, melahirkan dan dalam masa nifas (42 hari
setelah melahirkan) tanpa memperhitungkan lama kehamilan per 100.000 kelahiran
hidup.
Angka kematian ibu
merupakan salah satu target dalam tujuan pembangunan millenium MDGs 5 yakni menurunkan angka kematian
maternal sebesar ¾ dari angka kematian maternal pada tahun 1999, sebanyak 450
per 100.000 menjadi 102 per 100.000 Kelahiran Hidup pada tahun 2015. Penurunan
angka kematian ibu per 100.000 kelahiran bayi hidup masih terlalu lamban untuk
mencapai target Tujuan Pembangunan Millenium (Millenium Development Goals/MDGs .2015).
World Health Organization (WHO)
menyatakan bahwa untuk mencapai target MDGs
penurunan angka kematian ibu antara 1990 dan 2015 seharusnya 5,5 persen
pertahun. Namun data WHO, UNICEF, UNFPA dan Bank Dunia tahun 2015 menunjukkan
angka kematian ibu.
Angka Kematian Ibu
(AKI) di indonesia masih cukup tinggi tercatat 305 per 100.000
kelahiran. Sementara tahun 2016 menunjukan angka 4834, di tahun 2015 angkanya mencapai 4897, artinya Indonesia, dari agka yang di laporkan saja ada 400 ribu ibu meninggal
setiap bulan, dan 15 ibu meninggal setiap harinya.
(Kemenkes RI , 2015).
Sekitar 25-50% kematian
wanita usia subur di negara miskin disebabkan oleh masalah kehamilan dan
persalinan, dan nifas. Pada tahun 2015, WHO memperkirakan di seluruh dunia
setiap tahunnya lebih dari 585.000 ibu hamil meninggal saat hamil atau bersalin
(Kemenkes RI , 2015).
Jumlah kasus Angka Kematian Bayi (AKB)
turun dari 33.278 di tahun 2015, menjadi 32.007 pada tahun 2016, dan di
tahun 2017 di semester I sebanyak 10.294 kasus. Demikian pula dengan nagka
kematian ibu trurn dari 4.999 menjadi 4912 di tahun 2016 dan di tahun 2017
(semester I) sebanyak 1712 kasus.
Berdasarkan data dari Dinas
Kesehatan Provinsi Jawa Barat tahun 2017 AKI menunjukan bahwa AKI berjumlah 780
per 100.000 kelahiran hidup. berjumlah 7 per 45.684 kelahiran hidup. sedangkan
data AKB berjumlah 7 per 45.684 kelahiran hidup ( Dinas Kesehatan Jawa Barat,2017 )
Untuk AKB 2013, BPS melakukan publikasi berdasarkan SDKI
2012, di mana Provinsi Jawa Barat mempunyai AKB sebesar 30/1.000 kelahiran
hidup. Dibandingkan AKB 2009, maka terjadi penurunan sebesar 6 poin, yaitu dari
36/1.000 kelahiran hidup menjadi 30/1.000 kelahiran hidup.Berdasarkan
pencatatan dan pelaporan, di Provinsi Jawa Barat tahun 2015 terdapat 4019 bayi
meninggal meningkat 82 orang dibanding tahun 2014 yang tercatat 3.937 kematian
bayi. Range pelaporan kematian bayi periode 2009 s/d 2015 antara 3.982 -5719
kematian bayi, dengan rata rata 4.679/tahun. ( Dinas Kesehatan Jawa
Barat,2017 )
Berdasarkan data dari laporan Dinas Kesehatan tahun 2018,
menyebutkan bahwa jumlah kematian ibu kematian bayi sebanyak 256 kasus.
(Laporan Tahunan Dinas Kesehatan,2018)
Berdasarkan data dari laporan tahunan kebidanan di PKM XXX tahun 2018, menyebutkan bahwa jumlah AKI
berjumlah 3 kasus AKN berjumlah 5 kasus dan AKB 0 kasus. (Laporan Tahunan Kebidanan PKM XXX,2018)
Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan
pada tanggal 29 April 2019 di PKM XXX ,dari wawancara terhadap 6 Orang ibu bersalin tentang asuhan sayang ibu
yang berhubungan dengan proses persalinan mengemukakan bahwa 3 ibu yang bersalin tidak di temani suami mengatakan bahwa ibu
tersebut takut menghadapi proses persalinannya Sedangkan 3 ibu yang bersalin di temani suami nya ibu tersebut merasa
tenang dan berkurang rasa takut untuk menghadapi proses persalinan nya, berdasarkan uraian latar belakang
tersebut serta karena tidak terlaksana nya asuhan sayang ibu maka peneliti
tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “HUBUNGAN PELAKSANAAN ASUHAN SAYANG IBU DENGAN PROSES PERSALINAN”
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah Terdapat Hubungan
Asuhan Sayang Ibu Dengan Proses Persalinan di Desa XXX wilayah kerja Puskesmas XXX Tahun 2019”.
1.3 Tujuan
Penelitian
1.3.1
Tujuan Umum
Untuk
Mengetahui Hubungan Pelaksanaan Asuhan
sayang ibu dengan Proses persalinan di Desa XXX Wilayah kerja Puskesmas XXX 2019.
1.3.2
Tujuan Khusus
Tujuan
khusus pada penelitian ini adalah sebagai berikut :
1.
Untuk
mengetahui distribusi, frekuensi pelaksanaan asuhan sayang ibu di desa XXX wilayah kerja puskesmas
XXX Tahun 2019.
2.
Untuk
mengetahui distribusi, frekuensi proses persalinan di desa XXX wilayah kerja puskesmas XXX Tahun 2019.
3.
Untuk
mengetahui Hubungan pelaksanaan Asuhan Sayang Ibu dengan Proses
persalinan di desa XXX wilayah kerja Puskesmas XXX Tahun 2019.
1.4 Ruang
Lingkup Penelitian
Ruang lingkup penelitian ini tentang hubungan asuhan sayang ibu
dengan proses persalinan. Penelitian
dilakukan di desa XXX wilayah
kerja Puskesmas XXX pada bulan
April-Mei tahun 2019 dengan subjek penelitian yaitu semua
ibu yang melahirkan di puskesms XXX Metode yang dipakai dalam penelitian ini
yaitu metode analitik dengan pendekatan Cross
Sectional.
1.5 Kegunaan
Penelitian
Penelitian ini dilakukan agar diharapkan dapat memberikan manfaat bagi berbagai
pihak meliputi:
1.5.1
Guna Teoritis
1. Bagi
institusi pendidikan
Diharapkan hasil penelitian ini dapat
digunakan untuk menambah khasanah ilmu kebidanan sebagai acuan penelitian
lanjutan yang berkaitan dengan pengetahuan Asuhan Sayang ibu
dengan Proses Persalinan.
2. Bagi
Peneliti
Hasil penelitian ini dapat menambah wawasan ilmu pengetahuan
dan pengalaman belajar mengenai pengetahuan Asuhan sayang ibu.
1.5.2
Guna praktis
1. Bagi
Responden
Penelitian ini di
harapkan dapat memberikan bukti kepada ibu bersalin tentang adanya hubungan
asuhan sayang ibu dengan Proses persalinan.
2. Bagi
Puskesmas XXX
Hasil penelitian ini dapat memberikan msukan
terutama pada ibu yang bersalin di temani suami atau
keluarga nya akan merasa lebih tenag menghadapi proses persalinan nya.
Comments
Post a Comment