Upaya kolaboratif dalam meningkatkan kesehatan maternal dan perinatal

Gambaran
Faktor Penyebab pada Pasien Hipertensi di Ruang Rawat Inap di RS XXX Kota XXX
tahun 2019
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Hipertensi atau yang lebih dikenal dengan penyakit
darah tinggi adalah suatu
keadaan dimana tekanan darah diatas batas normal yaitu mencapai lebih
dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg pada dua kali
pengukuran dengan selang waktu lima menit dalam keadaan cukup istirahat/tenang
(Depkes RI 2013)
Ada beberapa faktor yang menyebabkan
hipertensi meliputi umur,
jenis kelamin, riwayat keluarga, genetik(faktor yang tidak dapat diubah atau
dikontrol), kebiasaan merokok, konsumsi garam, penggunaan jelantah, kebiasaan
minum-minuman beralkohol, obesitas, kurang aktivitas fisik, stess, penggunaan
estrogen(kemenkes RI 2013). Beberapa studi menunjukan bahwa seseorang yang
memiliki berat badan lebih atau obesitas dari 20% dan hiperkolestrol mempunyai
risiko yang lebih besar terkena hipertensi dan pola hidup yang tidak sehat bisa
menyebabkan hipertensi (rahajeng dan tuminah 2009).
Hipertensi
merupakan penyebab paling umum terjadinya kardiovaskuler dan merupakan masalah
utama di Negara maju maupun berkembang.kaiovaskuler juga menjadi penyebab nomor
satu kematian.
Akibat yang terjadi jika hipertensi
tidak segera ditangani adalah otak (menyebabkan stroke), mata (menyebabkan
retinopati hipertensi dan dapat menimbulkan kebutaan), jantung (menyebabkan penyakit jantung
koroner termasuk infark jantung dan gagal jantung), ginjal (menyebabkan
penyakit ginjal kronik, gagal ginjal terminal.
Berdasarkan
data World Health Organizaation (WHO) 2015 menunjukan
bahwa tahun demi tahun terus meningkat kejadian hipertensi mencapai 1,13 miliar orang di dunia menderita
hipertensi. Artinya 1 dari 3 orang di dunia terdiagnosa menderita hipertensi,
hanya 36,8 diantaranya yang minum obat jumlah hipertensi di dunia terus
meningkat setap tahunnya, diperkirakan pada tahu 2025 akan ada 1,5 miliar orang
yang terkena hipertensi.biasanya negara berkembang biasanya lebih banyak yang
menderta hipertensi di bandingkan negara maju diperkirakan juga setiap tahun
ada 9,4 juta orang meninggal akibat hipertensi dan komplikasi
Pevelensi
hipertensi di Indonesia pada tahun 2018 masih tinggi dalam setiap tahunnya pada
setiap provinsi pasti memiliki kasus hipertensi dan persentase lebih dari 20%. Kemudian kasus terbesar
hipertensi pada tahun 2018 yang memiliki kasus terbanyak adalah provinsi
Kalimantan selatan, kemudian kedua di ikuti oleh Jawa Barat dan prentase terendah
yaitu papua (Riskesda2018)
Pada tahun 2016 di jawa barat di
temukan 790.382 orang
kasus hipertensi (2,46% terhadap jumlah penduduk >18 tahun), dengan jumlah
kasus yang diperiksa sebanyak 8.029.245 orang, tersebar di 26 kabupaten/kota
dan hanya 1 kabupaten/kota (kab.Bandung Barat), tidak melaporkan hipertensi.
Penemuan kasus tertinggi di kota cirebon (17,18%) dan terendah di kabupaten
pangandaran (0,05%), sedangkan kabupaten cianjur dan kota bandung mencatat
jumlah yang diperiksa tetapi tidak mencatat hasil kasus hipertensi, sebaliknya
Kab Ciamis tidak mencatat jumlah yang diperiksa tetapi ditemukan kasus
hipertensi(depkes jabar2016)
Menurut data dari Dinas Kesehatan Kota XXX
2018, penderita penyakit Hipertensi mencapai 46,454 jiwa baik hipertensi primer
maupun hipertensi sekunder, dari semua kalangan tahun ke tahun selalu masuk
kedalam 10 penyakit terbesar di wilayah Kota
XXX
Berdasarkan hasil dari lahan
penelitian wilayah kerja RS XXX Kota XXX tahun 2019 pada bulan januari-februari bahwa yang menderita
penyakit hipertensi dan yang
menjalani pengobatan di RS XXX sekitar
751 jiwa di seluruh ruangan, baik ruang rawat jalan, dan ruang rawat inap. Penyakit
hipertensi sendiri pada awal tahun
2019
memasuki peringkat pertama dari sepuluh penyakit terbesar di RS XXX dan dari berbagai
macam kalangan baik Anggota, PNS, Siswa Dikbang, Siswa Diktuk, Tahanan dan
lainnya
Setelah dilakukan study pendahuluan
pada tanggal 12 april 2019
di RS XXX Kota XXX, terdapat 13 pasien yang terdiagnosa hipertensi,
kemudian pada hasil
wawancara kepada pasien hanya 8 orang yang mengetahui darimana penyebab
hipertensi tersebut. Oleh karena itu peneliti tertarik
untuk mengambil judul “Gambaran Faktor
Penyebab pada Pasien Hipertensi di Ruang Rawat Inap di RS XXX Kota XXX tahun 2019”
1.2 Rumusan
Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah di paparkan di atas,
maka didapatkan rumusan masalah sebagai berikut: “Gambaran
faktor penyebab pada pasien hipertensi di ruang rawat inap RS XXX Kota XXX tahun
2019”.
1.3 Tujuan
1.3.1
Tujuan
Umum
Tujuan umum dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui “Gambaran faktor penyebab pada pasien
hipertensi di ruang rawat inap RS XXX Kota XXX tahun 2019”.
1.3.2
Tujuan
Khusus
1.
Mengetahui Gambaran faktor penyebab hipertensi berdasarkan Jenis Kelamin di
ruang rawat inap
Rs
XXX
Kota XXX
tahun 2019
2.
Mengetahui
Gambaran faktor penyebab hipertensi berdasarkan riwayat
keturunan di ruang rawat
inap RS XXX Kota XXX tahun 2019
3.
Mengetahui Gambaran faktor penyebab
hipertensi berdasarkan usia di ruang rawat inap
RS XXX kota XXX tahun 2019
4.
Mengetahui Gambaran faktor penyebab
hipertensi berdasarkan kebiasaan merokok di ruang rawat inap RS XXX
kota XXX tahun 2019
5.
Mengetahui Gambaran faktor penyebab
hipertensi berdasarkan obesitas di ruang rawat inap RS XXX
kota XXX tahun 2019
1.4 Ruang Lingkup
Mengingat
banyaknya hal yang berhubungan dengan kegiatan penelitian ini, serta adanya
berbagai keterbatasan dalam penelitian, maka agar diperoleh hasil yang optimal,
ruang lingkup peneliti hanya membahas tentang “Gambaran faktor penyebab pada
pasien hipertensi di ruang rawat inap
RS
XXX Kota XXX tahun 2019”. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja RS
XXX Kota XXX. Yang dijadikan populasi adalah
seluruh pasien yang menderita maupun yang memiliki riwayat hipertensi
di ruang Rawat Inap.
Penelitian ini akan dilaksanakan pada Mei tahun 2019.
1.5
Manfaat
Penelitian
1.5.1
Teoritis
1.
Guna Institusi Pendidikan
Hasil
penelitian ini dapat memberikan suatu masukan data untuk melakukan upaya-upaya
dalam meningkatkan pemberian pengetahuan kepada mahasiswa-mahasiswi dalam
bidang kesehatan khususnya tentang apa saja penyebab Hipertensi.
2.
Guna
Peneliti
Dapat
memperoleh pengetahuan dan pengalaman dalam mengaplikasikan teori-teori yang
didapat dalam bentuk penelitian,
1.5.2
Guna Praktis
1.
Guna Responden
Hasil
penelitian ini dapat digunakan sebagai pengetahuan dasar mengenai penyebab
hipertensi bagi pasien yang memiliki
riwayat penyakit Hipertensi maupun yang sedang mengalami Hipertensi.
2.
Guna Rumah
sakit
Hasil
penelitian ini dapat memberikan suatu masukan yang bisa dipakai sebagai salah
satu bahan pertimbangan dalam upaya peningkatan layanan mutu kesehatan pada
pasien yang mengalami Penyakit Hipertensi.
3.
Guna Profesi
Hasil penelitian dapat dijadikan
data dasar untuk penelitian selanjutnya agar pengkajian fungsional pada pasien Hipertensi
terus berkembang dengan lebih baik.
Comments
Post a Comment